Kamis, 16 Maret 2017

It's Safe, It's Efisien, It's Versatile, This is Phostek bag



Pada kegiatan fumigasi menggunakan Aluminium Phosphide tablet, ditemui kondisi bahwa untuk menempatkan fumigan diperlukan kantong-kantong untuk meletakan fumigan Aluminium tablet tersebut. Hal ini tentu menjadi pekerjaan tambahan, karena operator harus membuat dahulu kantong, lalu membungkus tablet fumigan dalam kantong. Artinya fumigator menjadi Hemat Waktu.

Kini fumigator tidak perlu repot dengan hal tersebut karena telah tersedia fumigan dalam kemasan sachet atau bag. Di-launching pada 16 Maret 2017 di Jakarta, produk dengan no pendaftaran di Kementerian Pertanian no RI. 05100120165638 dan Sertifikat dari Komisi Pestisida RI no 883/Kpts/SR.330/12/2016 dengan merk dagang PHOSTEK 56P  ini siap digunakan.

Dikemas dalam wadah kaleng berwarna hijau, dengan isi 96 sachet per kaleng masing-masing dengan berat 34 gram/sachet. Bagaimana kalau dalam satu kegiatan fumigasi tidak semuanya terpakai ? Inilah kelebihan Phostek 56P. Setiap 6 sachet Phostek 56P dikemas dalam aluminium foil yang kedap udara.

Untuk menjaga keaslian dan keamanan produk setiap kemasan Phostek bag atau Phostek 56P dilengkapi segel atau seal keramik yang bertuliskan nomor sesuai kode batch produksi. Dan kaleng Phostek didesain dengan pengaman yang mudah dibuka dan ditutup kembali dengan rapat.
Aman, Efisien, Praktis .

Phostek 56P cocok digunakan untuk fumigasi biji-bijian, tepung, dan berbagai komoditi lain. Dan cocok untuk mengendalikan hama seperti Tribolium Castaneum, Rhizoperta, Sitophilus, dan sebagainya.





Minggu, 12 Maret 2017

Menjaga Properti sejak Batu pertama

video


Kerugian akibat rayap mencapai milyaran rupiah , musuh bangunan yang bekerja tanpa kita sadari ini telah menimbulkan kerusakan cukup besar.

Bagaimana solusi pencegahannya ? Mulailah dari batu pertama yang anda pasang.
Bagaimana caranya ? Silahkan klik video berikut

Kamis, 14 April 2016

" NORAT Teko Tikus Lungo" = Norat hadir tikus ngacir

Tikus adalah hewan pengerat yang masuk dalam golongan Muridae. Termasuk hewan perusak yang cerdas dan vektor berbagai penyakit diantaranya Salmonella,  E-coli, TB, kutu , tungau dan pinjal.

Tikus adalah hewan malam hari ( nocturnal ) namun pada kondisi tertentu saat dayang dukung dan persaingan antar tikus sudah tidak imbang, tikus juga akan berkeliaran pada siang hari.

Tanda -tanda ada tikus di rumah anda sebagai berikut :
1. Bila ditemukan kotoran berwarna hitam meruncing dengan panjang 10-14 mm
2. Terdengar suara garukan pada dinding atau lemari
3. Tercium bau khas amonia pada area-area gelap
4. Bila ditemukan kemasan makanan yang robek
5. Sarang pada tempat yang hangat misalnya tumpukan pakaian, dan gundukan tanah di halaman.

Pengendalian tikus bisa dilakukan secara fisik ataupun kimiawi.
Secara fisik lebih ditekankan pada pemeliharaan kebersihan , misalnya membuang sampah secara teratur, tidak meninggalkan sisa-sisa makanan di meja atau di tempat cuci piring.
Melakukan modifikasi lingkungan misalnya dengan menutup pipa-pipa saluran dengan ram kawat.

Pengendalian kimiawi adalah pengendalian dengan racun tikus. Salah satu racun yang bisa digunakan adalah racun berbahan aktif Brodifacoum merk NORAT 0,005 BB. Kelebihan racun jenis ini adalah berbentuk blok ukuran 5 gram berwarna hijau, sehingga praktis tanpa dicampur lagi dengan umpan. Mengandung bitrek atau zat pemahit sehingga tidak dimakan oleh kucing atau hewan lain. Tidak menimbulkan efek jera karena tikus tidak langsung mati. Karena sifat racun koagulan maka tikus baru akan mati 3 hari setelah makan umpan.

Bisa digunakan untuk tikus rumah, tikus sawah atau tikus kebun.

kemasan 100 gram
kemasan 1 kg

Kamis, 26 Februari 2015

Duo CG Gebrak Lalat tanpa Ampun

Lalat dikenal sebagai agen pembawa penyakit, dan adanya lalat sebagai indikasi lingkungan yang kurang hygienis.

Pada musin penghujan dimana kelembaban bertambah dan sinar matahari berkurang, saat inilah kumam patogen akan berkembang dan memberikan dampak yang buruk pada peternakan.

Lalat rumah Musca domestica (Diptera: Muscidae) dan lalat Ophyra chalcogaster merupakan spesies yang sering ditemui di peternakan ayamPasalnya, kotoran unggas merupakan media yang sangat baik untuk perkembangan telur serta sumber protein untuk pematangan telur lalat.
Lalat rumah merupakan jenis lalat yang terutama menimbulkan masalah dalam industri peternakan unggas (Axtell dan Arends, 1990) dan  merupakan lalat yang paling tinggi populasi dan berpotensi sebagai hama (Pestiferous fly), serta menjadi target utama dalam program manajemen dan pengendalian (Axtell, 1986).
Sebagai hama, diperkirakan bahwa lalat rumah akan menimbulkan banyak kerugian bagi peternak, keberadaan lalat bisa mengganggu ketenangan ayam, menyebabkan feses menjadi basah dan menghasilkan gas amoniak (NH3) yang berdampak terhadap pernapasan, meninggalkan bercak hitam pada kandang serta telur unggas.
Perlu dicermati bersama bahwa lalat rumah juga berperan sebagai sebagai vektor mekanis dari bibit-bibit penyakit seperti virus, bakteri, kista protozoa dan telur cacing. Seperti yang dipublikasikan oleh Howard dan Wall (1996), menurutnya lalat dapat berperan sebagai transmitter dan vektor beberapa agen penyakit unggas.
Dalam sebuah uji coba di peternakan layer, menggunakan Cynoff 40 WP dan Greendivos 250 EC memberikan hasil yang dahsyat.  Menggunakan perbandingan 150 gram Cynoff 40 WP dan 1 liter Greendivos 250 EC dicampur dalam 100 liter air, menggunakan metoda spraying dapat mengatasi lalat baik larva maupun dewasa. larva lalat yang selama ini susah dikendalikan dengan formulasi ini langsung KO dan tumpukan pada feses menjadi lebih kering.
Disamping itu  efek flushing dari Cynoff 40 Wp, juga memancing kecoa yang bersarang ditumpukan kotoran dan selokan keluar dari sarangnya dan efek knockdown Greendivos menghantam serangga itu hingga terkapar tak berdaya. 

Kalibrasi ? Uniphos 250 dan 350 Ready

Selama ini hal krusial yang menjadi pertanyaan bagi pengguna Uniphos 250 dan Uniphos 350 adalah, dimana bila memerlukan layanan kalibrasi dan servis. Padahal kalibrasi alat merupakan hal yang sangat diperlukan

Akhirnya kesulitan itu sudah terjawab,  Pt. Nugroho Pratama Chemica Asia pada bulan Desember 2014 secara resmi ditunjuk sebagai perusahaan yang bisa memberikan sertifikat kalibrasi untuk alat Uniphos 250 dan 350.
Bahkan segala kerusakan yang terjadi pada alat Uniphos 250 dan 350 juga sudah dapat dilayani oleh Laboratorium Teknik NPCA yang berlokasi di Jl. Kawi I no 11 Semarang.

Uniphos 250 , makin handal bersama partnernya

Dalam kegiatan fumigasi, hal yang utama adalah dicapainya konsentrasi puncak gas PH3 dalam rentang waktu tertentu. Konsentrasi gas PH3 hendaknya selalu dimonitor dalam jangka waktu tertentu.

Selama ini monitoring capaian gas PH3 diukur dengan tube yang dari segi biaya kurang ekonomis, karena hanya bisa dipakai satu kali pengukuran .

Mengatasi kelemahan tersebut Uniphos 250 yang merupakan alat pengukur konsentrasi gas PH3 saat ini sudah dilengkapi dengan printer untuk mencetak capaian gas PH3 selama fumigasi berlangsung.  Hasil pencetakan merupakan hasil murni kegiatan fumigasi sehingga tidak dapat direkayasa.


Jumat, 03 Mei 2013

CX-24 - LIVESTOCK DESINFEKTAN CHANNEL


Pada industri peternakan, utamanya pada unggas biosekuriti mutlak diperlukan.  Biosekuriti terdiri dari seluruh prosedur kesehatan dan pencegahan yang dilakukan secara rutin di sebuah peternakan, untuk mencegah masuk dan keluarnya kuman yang menyebabkan penyakit unggas.

Biosekuriti yang baik akan berkontribusi pada pemeliharaan unggas yang bersih dan sehat mengelola ternak unggas secara semestinya. Sehingga bisa mengurangi resiko penyakit , mengurangi kematian pada unggas, sehingga terciptalah penghematan yang cukup besar dalam biaya produksi serta pendapatan yang lebih tinggi.

Penyakit unggas bisa masuk ke peternakan melalui beberapa faktor , yaitu manusia, peralatan, serangga ,dan kendaraan .

Langkah biosekuritas adalah sebagai berikut :

1.  Hanya ada satu gerbang masuk ke area bersih peternakan
2.  Membatasi akses orang-orang dan kendaraan ke peternakan
3.  Pelihara pagar di sekeliling peternakan agar menghalangi binatang dan orang yang tidak berkepentinagn dengan peternakan
4. Sediakan pada pintu masuk peternakan tempat cuci kaki atau wadah dengan desinfektan 
5. Jangan meludah dan membuang ingus di tanah dalam peternakan , gunakan tisu atau sapu tangan. Dan jangan buang tisu di areal peternakan
6. Seluruh kendaraan yang memasuki peternakan disemprot dengan desinfektan.
7.  jangan biarkan binatang kucing, anjing atau babai berkeliaran di area peternakan
8. Jangan meminjamkan peralatan seperti jarum suntuk, alat potong paruh, tempat makan dan minum, lampu ,dll ke peternakan lain

Saat ini sudah terdapat peralatan untuk melakukan desinfektan pada kendaraan secara otomatis. Yaitu Longray CX-24. Dilengkapi dengan sensor infra merah, sehingga secara otomatis setiap kendaraan yang melewati sensor akan di-desinfektan. Namun alat ini juga bisa dioperasikan secara manual. 
Power supply yang rendah 380 Watt, jumlah  nozzle 24 , kapasitas penyemprotan 300 liter / jam, dengan tangki solusi 500 liter. alat ini mampu memenuhi salah satu langkah biosekurity di peternakan.